Kumpulan foto tempatnya melihat koleksi gambar lucu, nakal, panas, skandal, heboh, vulgar, dewasa, hot, fenomenal dan masih banyak lagi. Lihat disini ya.
Jasa Artikel Murah Terbaik Dan Tercepat

Gaya Hidup Para Ibu Sosialita Di Jakarta

Gaya Hidup Para Ibu Sosialita Di Jakarta

Iklanhariini.com. Gaya Hidup Para Ibu Sosialita Di Jakarta. Mendengar kata sosialita, mungkin sebagian besar sudah mendengar dan mengetahui makna kata tersebut. Namun ada juga belum pernah mendengar dan sangat asing di telinga mereka. Biasanya kehidupan sosialita diwarnai dengan kehidupan glamour. Juga biasanya dikaitkan dengan perkumpulan ibu-ibu mencari aktivitas. Namun sering memamerkan kekayaan. Disini kita akan membahas gaya hidup mereka. Penasaran kan. Yuk kita lihat cirinya dibawah ini.

Lihat juga : Sejarah Hamburger Di Dunia

Gaya Hidup Para Ibu Sosialita Di Jakarta


Gaya Hidup Para Ibu Sosialita Di Jakarta


1. Arisan ratusan juta. Para sosialita selalu punya kegiatan wajib di tiap pertemuan mereka. Yakni arisan dengan nilai fantastis. Seperti dituturkan Devitha, pemenang yang namanya keluar saat arisan dikocok, akan mendapatkan uang puluhan bahkan ratusan juta.

 "Kami arisan paling kecil Rp 50 juta ada yang sampai Rp 100 juta juga," katanya. Biasanya arisan diadakan di tempat mewah. Minimal hotel berbintang. "Itu rutin arisannya sebulan sekali, paling sering di Hotel Mulia," tambahnya.


2. Shopping dan perawatan tubuh bernilai jutaan rupiah. Tak cuma arisan, agar tetap tampil menarik, para sosialita selalu memperhatikan penampilan mereka. Berbusana baru dan tampil dengan kulit cerah pastinya jadi kewajiban buat mereka.

"Kami sering perawatan 4 sampai 5 kali per bulan. Kita sekali perawatan itu Rp 3 juta, kami perawatan hampir 5 kali dalam sebulan, perawatan nomer satu bagi kami. Lalu shopping, terus rumpi-rumpi," ungkap Devitha. Ditanya soal budget, Devitha mengaku tak punya nilai khusus.

Menurutnya bergantung pada kebutuhan hari itu. "Kalau shopping itu satu paket sama arisan. Kalau arisannya di mal, kami sempatkan shopping. Kalau anggaran yang tidak pasti," tambahnya.

3. Rumpi-rumpi 3 kali seminggu. Untuk bertukar informasi soal perkembangan fashion atau apa pun, para sosialitas sering melakukan kongkow. Lokasi, sesuai kesepakatan bisa di kafe atau mal. "Doyan nongkrong ya dong, kan kami hampir seminggu dua sampai tiga kali bertemu. Biasanya di hotel," kata Devitha.

Tak seperti ibu-ibu biasa yang jika kumpul menceritakan perkembangan anak, mereka Lebih senang memperbincangkan hal di luar keluarga. "Ya kami ceritain ya macam-macamlah, berlian, tren masa kini, itu yang paling penting. Kami jarang membicarakan
keluarga juga," tambahnya.

4. Dugem. Anggota komunitas sosilalita umumnya sudah menjadi ibu. Kadang pun usianya tak lagi muda. Meski demikian, mereka tak mau kalah dengan gaya enerjik anak muda. Maka itu, sesekali mereka meluangkan waktu untuk nge-dugem bersama. "Dugem ya itu salah satu aktivitas kami juga selain arisan, shopping, perawatan. Biasanya kami dugem kalau ada yang ulang tahun, party gitu," tambahnya.

5. Ngomongin brondong. Namanya ibu-ibu ngerumpi, apa pun dibahas. Khusus di komunitas sosialita, lelaki muda alias brondong ternyata jadi tema wajib bahasan mereka. "Yailah ngomongin brondong, kan sebagai vitamin kami," ucap Devitha sambil tertawa. Saat ngemal bareng, biasanya mereka tak sungkan menggoda pria muda tampan. "Kalau lagi jalan-jalan ke mal, liat brondong manis kan wajar banget," tambahnya.

Nah itulah sepenggal kisah gaya hidup para ibu sosialita di Jakarta. Banyak menghamburkan uang untuk kepentingan hiburan semata. Semua ini terjadi karena apa? Begini akibatnya jika kurang mendapatkan perhatian dari suami. Oke sekian dulu artikel kali ini. Semoga artikel ini memberikan banyak manfaat dan menambah wawasan. Terimakasih atas kunjungannya dan jangan lupa share ya. Sumber http://m.merdeka.com/peristiwa/gaya-sosialita-jakarta-arisan-rp-100-juta-dugem-brondong.html.



Yuk, bagikan artikel ini ke : Facebook Twitter Google+ Linkedin Technorati Digg
Posted by Unknown, Published at 20.24.00 and have 0 komentar

Tidak ada komentar:

Posting Komentar